Pengobatan Penyakit Leukemia

Jika Anda menderita leukemia, Anda sebenarnya bisa ikut menentukan cara perawatan medis atas penyakit tersebut. Tujuannya agar Anda dapat mempelajari leukemia dan opsi-opsi mengenai pilihan-pilihan perawatan yang tepat. Bagaimanapun, Anda mungkin saja sangat terkejut setelah mengetahui hasil diagnosis yang menunjukkan bahwa Anda menderita kanker darah. Oleh karena itu, Anda harus banyak bertanya kepada dokter.

Jika Anda tidak puas dengan dokter yang selama ini menangani penyakit Anda, Anda dapat meminta kepada sang dokter untuk memberikan referensi tentang dokter-dokter yang mengkhususkan diri dalam merawat leukemia, ahli hematologi, ahli medis kanker, dan ahli radiasi kanker, ahli kanker anak, ataupun ahli hematologi untuk merawat leukemia masa kanak-kanak.

Skema kanker darah atau leukemia

Yang pasti, setiap penderita leukemia harus dirawat di suatu pusat medis dengan para dokter yang berpengalaman dalam merawat leukemia. Jika ini tidak memungkinkan, Anda bisa mendiskusikan rencana perawatan dengan seorang spesialis pada suatu pusat medis semacam itu.

Anda juga memerlukan opini atau pendapat kedua tentang diagnosis dan rencana perawatan. Adapun cara untuk mendapatkan dokter yang bisa memberikan opini kedua adalah :

1. Meminta dokter Anda untuk memberi informasi perihal dokter spesialis leukemia dewasa atau masa kanak-kanak. Di pusat-pusat perawat kanker, beberapa spesialis sering bekerja sama sebagai tim.

2. Mendatangi Pusat Informasi Kanker yang bisa memberitahukan pusat-pusat perawatan terdekat atau rumah sakit dan nama-nama dokter spesialis lainnya.

Biasanya, dokter akan memberikan opsi-opsi perawatan dan mendiskusikan dengan Anda perihal hasil-hasil yang dapat diharapkan dari setiap opsi tersebut. Anda dan dokter juga dapat bekerja sama untuk mengembangkan suatu rencana perawatan yang sesuai dengan kepentingan Anda.

Perawatan leukemia tergantung pada sejumlah faktor, termasuk tipe, umur, apakah sel-sel leukemia hadir dalam cairan serebrospinal, apakah leukemia telah dirawat sebelumnya, serta ciri-ciri tertentu dari sel-sel leukemia. Biasanya, dokter juga memasukkan pertimbangan gejala-gejala dan kesehatan umum Anda.

Mungkin saja, dokter akan menggambarkan opsi-opsi perawatan tergantung pada tipe dan luasnya penyakit Anda. Dia lalu memberikan pilihan perawatan semisal kemoterapi, terapi biologi, terapi radiasi, ataupun transplantasi sumsum tulang. Jika limpa Anda membesar, dokter mungkin menyarankan operasi untuk mengangkatnya. Bahkan, dia mungkin juga akan menawarkan kombinasi dari berbagai jenis perawatan. Dalam hal itulah Anda perlu meminta dokter untuk memberikan lebih banyak informasi tentang penyakit Anda.

1. Kemoterapi

Kemoterapi adalah perawatan dengan menggunakan obat-obat untuk membunuh sel-sel leukemia. Kemoterapi bisa dilakukan, namun tergantung pada tipe leukemia yang Anda derita. Oleh karena itu, Anda sangat mungkin menerima suatu obat tunggal ataupun kombinasi lebih dari dua jenis obat.

Kemoterapi dilakukan dalam beberapa cara, yaitu melalui mulut, dengan suntikan langsung ke dalam suatu vena, dan melalui tabung lentur kecil yang disebut kateter. Kateter ini ditempatkan di dalam suatu vena besar, sering di bagian atas dada.

Jika Anda memerlukan banyak perawatan intravena, maka suatu Kateter akan ditempatkan khusus. Petugas paramedic lalu menyuntikkan obat-obat ke dalam kateter tersebut untuk menghindari banyaknya suntikan yang bisa menyebabkan ketidaknyamanan dan melukai vena-vena dan kulit Anda. Adapun caranya antara lain :

a. Suntikan Secara Langsung ke Dalam Cairan Serebrospinal. Jika seorang ahli patologi menemukan sel-sel leukemia pada cairan yang mengisi ruang-ruang di dalam dan sekitar otak serta sumsum tulang belakang, maka dokter akan melakukan kemoterapi intrathecal. Dia menyuntikkan obat-obatan secara langsung ke dalam cairan serebrospinal. Metode ini digunakan karena obat-obat yang diberikan dengan suntikan intravena atau dikonsumsi melalui mulut sering tidak mencapai sel-sel di otak dan sumsum tulang.

b. Suntikan ke Dalam Tulang Belakang. Dokter menyuntikkan obat-obatan ke dalam kolom tulang belakang pada bagian yang lebih bawah

c. Ommaya Reservoir. Kateter ini khusus untuk anak-anak dan beberapa pasien dewasa yang menerima kemoterapi intratekal. Caranya, dokter menempatkan kateter dibawah kulit kepala. Dia lalu menyuntikan obat-obatan anti-kanker ke dalam kateter. Metode ini dilakukan untuk menghindari ketidaknyamanan dari suntikan-suntikan ke dalam tulang belakang.

Anda menerima kemoterapi dalam periode perawatan, periode pemulihan, dan periode perawatan lainnya. Dalam beberapa kasus, kemoterapi dilakukan diluar rumah sakit, di tempat praktik dokter, ataupun dirumah. Semua itu tergantung pada obat yang diberikan dan kesehatan umum Anda.

Perlu juga Anda ketahui bahwa penderita leukemia myeloid kronis bisa melakukan perawatan yang disebut terapi target (targeted therapy). Terapi ini dilakukan untuk menghalangi produksi dari sel-sel leukemia, namun tidak merugikan sel-sel normal. Terapi target yang pertama disebut dengan gleevec atau STI-571

2. Terapi Biologi

Beberapa tipe leukemia bisa dirawat dengan metode terapi biologi. Terapi ini adalah tipe perawatan untuk memperbaiki pertahanan alami tubuh terhadap kanker. Adapun caranya dengan pemberian suntikan ke dalam suatu vena.

Jika Anda menderita leukemia limpositis kronis, terapi biologi yang digunakan adalah antibody monoclonal. Antibody monoclonal adalah senyawa yang mengikat sel-sel leukemia. Terapi ini memungkinkan system kekebalan tubuh untuk membunuh sel-sel leukemia di dalam darah dan sumsum tulang.

Jika Anda menderita leukemia myeloid kronis, maka terapi biologi yang digunakan adalah senyawa alami yang disebut interferon. Senyawa ini dapat memperlambat pertumbuhan sel-sel leukemia.

3. Terapi Radiasi

Terapi radiasi (radiotherapy) dilakukan dengan menggunakan sinar-sinar bertenaga tinggi untuk membunuh sel-sel leukemia. Dalam hal ini, suatu mesin berukuran besar akan digunakan untuk mengarahkan radiasi pada limpa, otak, atau bagian-bagian lain dari tubuh yang menjadi tempat berkumpulnya sel-sel leukemia.

Dengan terapi radiasi, maka Anda menerima radiasi yang diarahkan ke seluruh tubuh. Penyinaran atau radiasi seluruh tubuh ini biasanya diberikan sebelum transplantasi sumsum tulang. Anda bisa melakukan terapi radiasi di rumah sakit ataupun klinik.

4. Transplantasi Sel Induk

Perawatan leukemia bisa dilakukan melalui transplantasi atau pencangkokan sel induk. Anda akan dirawat dengan pemberian obat-obatan berdosis tinggi, radiasi, ataupun kombinasi obat dan radiasi. Pemberian dosis tinggi itu dilakukan untuk menghancurkan sel-sel leukemia dan sel-sel darah normal di dalam sumsum tulang.

Anda kemudian menerima sel-sel induk yang sehat melalui suatu tabung lentur yang ditempatkan didalam vena yang besar pada leher atau area dada. Nah, dari sel-sel induk yang dicangkokan itulah akan muncul sel-sel darah baru.

Adapun beberapa tipe transplantasi sel induk adalah :

1. Transplantasi Sumsum Tulang. Artinya, sel-sel induk muncul dari sumsum tulang
2. Transplantasi Sel Induk Periferal. Artinya, sel-sel induk muncul dari darah peripheral
3. Transplantasi Darah Tali Pusar. Jika seorang anak penderita leukemia tidak memiliki donor, dokter akan menggunakan sel-sel induk dari darah tali pusar yang didapatkan dari bayi yang baru dilahirkan. Adakalanya darah tali pusar ini dibekukan untuk penggunaan di kemudian hari.

Untuk Anda ketahui, jika sel-sel induk berasal dari pasien atau donor, maka transplantasi yang dilakukan adalah :

1. Transplantasi Sel Induk dari Pasien. Caranya, sel-sel induk diambil dari pasien kemudian dibekukan dan disimpan untuk membasmi sel-sel leukemia apapun yang muncul. Setelah pasien menerima kemoterapi dosis tinggi atau terapi radiasi, sel-sel induk yang disimpan itu lalu dicairkan dan dikembalikan kepada pasien.

2. Transplantasi Sel Induk dari Donor. Pencangkokan ini dilakukan menggunakan sel-sel induk yang sehat dari seorang donor. Adapun donornya adalah saudara laki-laki, saudara perempuan, ataupun orang tua pasien. Sel-sel induk juga bisa didapatkan dari seorang donor yang tidak memiliki hubungan saudara. Dokter akan menggunakan tes darah untuk memastikan bahwa sel-sel induk dari donor memang sesuai dengan sel-sel induk si pasien

3. Transplantasi Sel Induk dari Saudara Kembar Identik. Setelah proses pencangkokan sel induk itu selesai, dokter biasanya akan menyarankan Anda untuk beristirahat di rumah sakit selama beberapa minggu. Petugas perawatan akan melindungi Anda dari infeksi hingga sel-sel induk yang dicangkokkan itu mulai memproduksi sel-sel darah putih yang cukup.


=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Kanker Leukemia, Obat Leukemia and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>